J l a m p r a n g

Saat ini, motif batik yang paling terkenal di Pekalongan adalah motif jlamprang. Motif ini pada umumnya berpola geometris, anak panah dan bunga padma (teratai). Pola ini berangkat dari konsep Hindu – Syiwa. Nama Jlamprang sendiri mempunyai nilai sejarah dalam berbagai versi. Salah satunya, Jlamprang, sebutan bagi Punta, Dewa tokoh Pandawa Lima dalam dunia pewayangan.

Motif Jlamprang diadaptasi dari motif kain tenun berganda dan motif patola (India). Di Solo dan Jogjakarta, motif ini dikenal dengan nama nitik (memberi titik), sedangkan di Bali, motif ini dikenal dengan nama motif berganda atau gringsing dan di daerah Sumatra dikenal dengan nama Cinde/Side.

motif jlamprang.

motif jlamprang jika dilihat lebih dekat, terlihat titik-titiknya.

sumber: museum batik pekalongan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s