upcoming story: my trip to Madura

Akhirnya saya sampai juga di Madura. Perjalanan selama hampir 5 jam dari Surabaya, membawa saya ke pulau penghasil garam ini. Menuju Madura, tak sulit, terbang dari Jakarta pagi hari menuju Surabaya, setelah itu menaiki bis damri yang akan mengantar ke terminal bis Surabaya, yaitu Purabaya. Dari terminal tersebut, saya menaiki bis ac tujuan Madura.

Menjelang siang saya sampai di Madura. Dalam perjalanan menggunakan bis disekeliling saya disuguhi pemandangan sawah, pepohonan serta pantai beserta perahu nelayan yang berwarna warni. Meski banyak sekali pepohonan dan sawah, udara di Madura tetap panas, ya, karena letaknya di pesisir. Tapi, rasanya daerah ini memang lebih panas daripada kota-kota pesisir lainnya yang pernah saya kunjungi. Meski begitu, tak mengurangi rasa excited saya akan kota ini.

Kain batik Madura adalah tujuan saya mengunjungi kota ini. Batik Madura yang saya dengar, sangat berani dalam bermain warna. Wah, saya nggak sabar menemui pengrajin batik di pulau ini. Oh ya, sebelum saya mendatangi daerah ini, saya pun mencari tahu tentang pertunjukan karapan sapi. Tapi, sayang banget, pertunjukkan karapan sapi tidak diselenggarakan di bulan kedatangan saya, melainkan di bulan Oktober. Meski begitu, saya menemukan makanan lezat disini, sate sapi bumbu rujak yang super enak. Sayang, saya hanya menghabiskan waktu 2 hari di pulau menenangkan ini, tapi cukup memenuhi rasa keingintahuan saya tentang batik, serta tradisi masyarakat madura. Tunggu cerita detailnya, soon!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s